Selasa, 04 Desember 2018

merindukan sakura 🌸

Membicarakan kegagalan rasanya banyak sekali cerita yang pernah ku alami tentang kegagalan dalam perjalanan cerita ini. tentang cinta,pendidikan,kerja,berteman dan hal lain yang masih saling berhubungan.

Awalnya pendidikan, aku gagal masuk ke Sekolah unggulan (SMK). sekolah yang sudah menjadi impianku sejak SMP. mungkin nilaiku terlalu bagus untuk masuk kriteria  standarisasi penerimaan siswa berprestasi 😁 tapi bukan itu, aku gagal waktu ngerjain soal2 ujian masuknya.

Berlanjut dari pertemanan, aku gagal dekat laki2 yang aku taksir sejak kelas 1 SMK karena temanku lebih dulu maju kedepan untuk menyatakan cinta, sejak saat itu aku menjadi yang terbelakang masalah menyatakan perasaan. mungkin juga tidak baik jika cewek harus menyatakan perasaan terlebih dahulu pada lawan jenis. aku tidak bisa lagi jatuh cinta, terlalu cupu untuk mengungkapkan perasaan, terlalu takut jatuh cinta jika teman sendiri punya perasaan yang sama.

Aku pernah gagal mengikuti tes seleksi STAN (sekolah tinggi akuntansi negara). dengan modal nekat dan kemampuan seadanya ku beranikan diri mendaftar seorang diri naik kereta untuk pertama kalinya. dari semua peserta yang lulusan SMK waktu itu terbilang masih cukup sedikit dibandi g dengan mereka yang sudah lulusan perguruan tinggi.

Aku pernah gagal mengikuti tes seleksi PJKA, seperti harapan ibu dan keluargaku. dan harapan tinggallah harapan ketika aku harus berangkat ke Jakarta Ibu memberatkan hatiku untuk tidak melanjutkan perjalanan. Alasannya Jakarta terlalu jahat untuk gadis polos seperti diriku. padahal penempatan yang lumayan menarik untuk aku sebagai pengalaman pertama. "nanti kamu siapa? nanti kalau ada apa2 gimna? kamu itu cewek kerja deket2 sini aja lho! nanti kamu blakraan siapa yang mantau?" begitulah yang ibu bilang. dan lagi2 doa dari ibu sangatlah penting,jika aku melanjutkan perjalanan waktu itu aku mungkin tidak bisa berkumpul dengan ibu sampai saat ini.

Aku pernah gagal kerja di slaah satu perusahaan ternama di PIER karena waktu training aku mendapat telpon nyasar dari salah satu TK bagus di Pasuruan (PSS), dan lagi2 ibu menyarankan untuk datang. Menjadikanku sebagai guru dan kakakku bersedia membiayai sekolah hingga aku lulus S1.

Aku pernah gagal punya pacar hingga ke pelaminan. katanya aku terlalu baik untuk dia. Apa iya aku harus berbuat buruk supaya terlalu jahat untuk dia? kadang itu masih menjadi pertanyaan sampai saat ini. padahal apa yang dia suka,akupun juga suka. mengubah model rambut, aku bela belain pergi ke salon  meski aku paling males buat ke salon. pada akhirnya aku ditinggalkan demi dia yang kaya dan cantik parasnya,menjadikan dia sebagai tunangannya. siapalah aku? yang tak kaca dan tak punya paras cantik seperti dia. gadis cupu penuh jerawat yang cuma bikin malu kalau diajak nongkrong bareng temen2nya, yang bisanya cuma diem ngeliatin dia ketawa ketiwi sama temen2nya. tapi syukurlah kita tidak sampai berjodoh 😁

jika manusia diciptakan  berpasang pasangan atas dasar sama2 kaya,cantik,ganteng dan rupawan? kenapa harus ada perbedaan? bukannya perbedaanlah yang bisa menyatukan? bukankah kesempurnaan tercipta dari ketidak sempurnaan untuk mengisi kekosongan? untuk memperbaiki keturutan dijadikan alasan klise. apa yang sedang terjadi hari ini belum tentu sempurna untuk selanjutnya. Akan ada yang namanya ujian, dimana semua akan diuji menentukan keberhasilan atau justru kegagalan...

Aku juga pernah gagal dalam membangun rumah tangga yang sakinah,mawaddah warrohma 😭 aku terlalu baik untuk menjadi seorang istri yang jauh dari kata sempurna. pernikahan dengan tujuan ibadah harus berakhir karena ego yang tidak bisa sama- sama saling memecahkan. bahkan kebahagiannya yang ku inginkan harus kandas di tengah jalan, dengan jalan yang ditempuh sebuah perceraian yang di sahkan pengadilan...
aku merasa gagal,aku merasa terpuruk. bahwa keteguhan hati harus hancur karena kesakitan ini, kebohongan bahkan perselisihan.

Dari semua kegagalan yang ku alamai, ku jadikan semua itu sebuah pelajaran penting. pelajaran dimana aku harus berusaha membangkitkan kembali rasa percaya diri untuk sebuah keberhasilan. keberhasilan dari kehidupan sehari-hari bahkan percintaan. ini sebuah perjalanan singkat yang belum pernah ku tahu akhirnya seperti apa, yang terpenting perjalanan ini masih terus berjalan,ujian apa yang harus ku tempuh untuk ku capai sebuah keberhasilan .

Dan kali ini aki harus mengakui bahwa aku sedang jatuh cinta. pada makhluk yang bernama "Kamu".
Sejak sebelum ku temui cerita Kegagalan pada paragraf kesekian.
Detak jantung yang tak menentu ketika bertemu.
Gugup yang menjadi ketika dipertemukan tanpa sengaja.
Kamu dengan nama, berbeda dengan tanpa nama yang kuceritakan pada judul sebelumnya.
Mencintaimu diam-diam sekarang menjadi hobiku, bagaimana tidak jika setiap kali akunmu yang terus ku pandangi.
Sudah cukup bagiku berkhayal tinggi,,
jika standart kecocokan hanya diukur dari status sosial atau bahkan dengan status baruku..

Untuk makhluk yang bernama Kamu,,
aku ucapkan terima kasih...
karena kamu bisa membuatku rindu...
meski ku tak bisa memiliki hatimu...
meski aku hanya bisa menunggu hadirmu dibalik kaca gelap yang tersembunyi...
aku menunggumu...
dikala hujan yang menjadikanmu tak bisa hadir untuk sejenak waktu...
aku menunggumu dibalik pagar sembari aku bersenandung "lihatlah aku, aku di depanmu".
aku menunggu...
dimana hari itu aku punya cukup keberanian...
jatuh pada cinta yang sekian lama ku pandng...
atau sebaliknya,, cinta jatuh pada kegagalan...
aku mencintaimu dalam diam dan doaku..
aku mencintaimu makhluk yang bernama "KAMU"

#merindukansakura🌸 #partkegagalan #gagal #jatuhcintadiamdiam #tanda #cinta #aishiteru #watashiwaAnatanoAishiteru

Tidak ada komentar:

Posting Komentar